Karang Rejo


    Karang Rejo merupakan salah satu desa di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Disini saya akan menceritakan sedikit  sejarah yang membuat Desa Karang Rejo dulu dikenal oleh bangsa Eropa. Yaitu tentang penghasilan kebun karet dan kopinya. 
       Sebelum tahun 1964 Desa Karang Rejo berada di wilayah Kelurahan Nglegok, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Dengan surat keputusan Gubernur Jawa Timur pada saat itu bahwa Karang Rejo dinyatakan menjadi desa resmi masuk wilayah kecamatan Garum dengan ditindaklanjuti surat Bupati tanggal 26 Juni 1969. Karang Rejo berstatus Recht Van Erfpacht selaku pemiliknya adalah NV. Nederlands Indische Rubber Koffie Cultur Maatschatpij. Terdapat perkebunan karet dan kopi, yang terdiri dari 3 ampean yaitu :
a). Ampean Karang Tanjung  seluas 274,0437 Ha.
b). Ampean Sumenur luas 59,6265 Ha.
c). Ampean Karang Rejo dengan luas 316,7742 Ha.


     Saat ini kebun kopi Karang Rejo sudah tidak ada lagi. Lahan bekas perkebunan sudah dikelola penduduk. Namun bukti  bahwa produk kopi Karang Rejo dengan merk Karangredjo sudah dipasarkan sampai ke Eropa dari iklan di berbagai media awal abad 19. Saat itu bahkan kopi Karangredjo bentuk kemasannya sudah mewah dengan wadah kaleng. Peninggalan lain berupa set teko wadah kopi merk Krangredjo pun masih ada dan dikoleksi oleh seseorang di Solo. 
Akankah kejayaan masalalu, merk lokal yang mendunia, Kopi Karangredjo Blitar bisa terulang ? 
Kita lah yang seharusnya yang melestarikannya. 
Berikut beberapa foto sejarahnya.